Sekedar Info…

Mei 27, 2008

AKU YANG SALAH

Diarsipkan di bawah: Cerita Motivasi — bonnenuit @ 10:20 am

Seorang Raja di negara antah berantah mengutus seorang pejabat untuk memberikan surat undangan kepada keluarga yang dianggap tauladan. Pergilah pejabat itu mendatangi sebuah rumah keluarga terpandang. Namun sayang ketika masuk ke rumah itu, bukannya disambut dengan kehangatan malah pertengkaran yang ada. Hanya gara – gara salah satu anggota keluarga itu salah menempatkan gelas yang akhirnya tertendang anggota keluarga lainnya, maka cacian dan makian serta saling menyalahkan keluar dari mulut keduanya. Melihat suasana panas seperti itu, sang pejabat kecewa dan akhirnya pamit.

Demi untuk menyampaikan amanat Raja, pejabat itupun pindah menemui keluarga lainnya yang dinilai cocok untuk menerima surat undangan itu. Datanglah pejabat itu ke sebuah rumah lain. Di depan rumah yang akan dikunjunginya itu, sang pejabat melihat seorang pemuda sedang mengepel lantai. Di belakangnya terletak ember berisi air. Tak lama kemudian kakak dari pemuda tadi lewat untuk menemui tamu. Namun sayang karena terburu – buru maka ia pun menabrak ember tadi hingga terjatuh. Sang pemuda segera memburu kakaknya.
“Maaf Kak…aku yang salah. Lantainya masih basah Kakak jadi kepeleset deh.”

“Tenang saja..bukan kamu yang salah kok. Kakak tadi jalan terburu – buru jadi ngga liat ember. Aku ngga apa – apa kok, udah terusin aja ngepelnya.”

Melihat dua peristiwa yang berbeda dalam satu hari membuat sang pejabat ini mengerti mengapa keluarga ini disanjung. Keluarga ini rukun, kompak dan saling menyayangi. Entah siapa yang salah, mereka saling mendahului meminta maaf. Kemudian pejabat itupun merasa bahwa keluarga inilah yang pantas untuk menerima undangan Raja.

Manusia dalam kehidupan sehari – hari cepat sekali panas hanya karena masalah kecil. Bahkan dalam skala besar bisa menimbulkan perang. Semua ini berpangkal pada keinginan memuaskan ego atau gengsi manusia yang merasa menang sendiri. Jika masalah ego ini tidak segera ditangani maka akan timbul dendam dan penderitaan yang berkepanjangan.

Jika manusia mampu meredam ego untuk menang sendiri dan berinisiatif mengakui kesalahan sendiri serta mau segera meminta maaf atas kesalahan yang dibuatnya, maka permusuhan bisa diredam dan dihilangkan. Sebagai gantinya maka akan timbul kedamaian dan keharmonisan seutuhnya. Dan ini akan membuat kita lebih mudah bergaul dan diterima di lingkungan manapun kita berada.

Cara untuk meredam emosi dan ego adalah dengan berendah hati dan bertoleransi. Ini juga bisa diterapkan pada atasan yang egois. Selain itu layani atasan tersebut dengan membuat prestasi dan cinta terbaik.

Merasa puas terhadap apa yang telah dicapai dan mampu mengendalikan diri adalah sikap hidup bijaksana untuk menjaga kebahagiaan diri sendiri. Syukuri dan nikmati apa yang telah kita punyai.

 

 

Mei 5, 2008

Lilin Lilin Kecil

Diarsipkan di bawah: Sekerdar info.. — Tag: — bonnenuit @ 2:45 pm

Suatu hari di sebuah kelas seorang ibu guru yang sedang mengajar memperhatikan salah seorang muridnya yang tampak gelisah dan tidak konsentrasi dengan pelajaran yang diberikannya. Saat bel berdering guru itu memanggil anak itu untuk berbincang.

Lalu menanyakan apa kiranya yang mengganggu pikirannya. Dengan mata berkaca – kaca anak itu berkata bahwa dia sedang bingung tapi tiap kali mau berbincang dengan ibu guru nampaknya ibu selalu sibuk. Mendengar itu ibu guru lalu memberikan waktunya sekarang juga untuk berbincang mengenai kebingungan murid itu. Tapi murid itu malah menolak bantuan itu dengan alasan takut menyusahkan ibu guru. 

Karena selain dia masih ada sekitar 40 murid lainnya yang membutuhkan perhatian ibu guru. Mendapat penolakan dari anak murid padahal ibu guru itu tahu bahwa anak itu membutuhkan bantuannya, maka ibu guru itu meminta pertolongan pada anak itu untuk mengambilkan lilin – lilin di atas lemari. Setelah lilin itu ada di hadapan mereka, Ibu guru meminta muridnya itu untuk menyalakannya lilin itu, setelah lilin menyala maka Ibu guru itu meminta murid itu untuk menyalakan lilin lainnya dengan cahaya dari lilin pertama.

Walau tidak mengerti dengan maksud perintah gurunya, murid itu tetap melakukannya. Setelah itu Ibu guru meminta anak itu untuk memperhatikan nyala lilin itu. Lalu Ibu guru mengatakan bahwa lilin pertama nyalanya tetap saja walau telah diambil oleh lilin berikutnya. Mendengar penjelasan itu si anak jadi bingung karena masalahnya disamakan dengan lilin itu.
Lalu Ibu guru menjelaskan bahwa Ibu guru juga sama dengan lilin itu. Dia tidak akan kekurangan apapun dengan memberikan ilmu, waktu dan pengetahuan yang dimilikinya kepada murid – muridnya. Dengan memberikan itu semua, seorang guru akan berarti bagi murid – muridnya.

Orang tua murid yang menitipkan anaknya pada sekolah ini dan guru juga menjadi tumpuan harapan segenap bangsa untuk menyiapkan muridnya sebagai calon pemimpin di masa depan. Dengan memberikan bantuan maka Ibu guru tidak kekurangan apapun. Setelah mendengar hal itu, dengan tersenyum si anak mulai menceritakan masalahnya dan pulang ke rumah dengan perasaan puas dan lega.

Kenyataan sering kali bertentangan dengan keinginan kita. Ada orang yang ingin membantu tapi orang yang dibantu tidak mau, ada juga orang yang butuh bantuan orang lain tapi orang lain tidak mau membantunya. Manusia sebagai mahluk sosial tidak mampu hidup sendiri. Manusia selalu memiliki sifat ketergantungan satu dengan lain. Saat kita butuh bantuan biar orang lain membantu kita, demikian juga sebaliknya. Seperti sifat lilin tadi yang memberikan nyala lilinnya pada lilin yang lain, dia selalu menjadi penerang dalam kegelapan dan menghangatkan sekelilingnya tanpa pernah kehilangan jati dirinya. 

Sumber : AW

 

 

 

Sekedar Info..terkena air panas atau minyak goreng

Diarsipkan di bawah: Sekedar Tips Kesehatan — Tag: — bonnenuit @ 2:42 pm

Pasti bermanfaat,

Sekedar info, bila anda terkena air panas,  minyak goreng , mungkin pas lg makan steak ngak sengaja nyenggol..pasti akan terasa panas yang menusuk bukan saja di bagian yang terkena air panas tapi juga didalamnya..tapi jangan takut…

mudah saja obatnya..untuk pertolongan pertama kita beri kopi+gula terserah merknya buanyak dipasaran, tuangkan air hangat 1/4 gelas 250cc kemudian kocok bersama dengan kopi+gula tersebut, jangan terlalu encer..kemudian aduk hingga merata dan oleskan pada tempat dimana terkena air panas, minyak goreng ato dll..saya yakin pasti cess..pleng.langsung  uenak..pasti rasa sakitnya langsung hilang ,kemudian biarkan hingga kering..selelah kering oleskan kembali kopi tersebut dijamin tidak akan ada bekas luka akibat terkena air panas ato minyak (mudah2an)…

selamat mencoba :)

Blog pada WordPress.com.