<a href=”http://www.AWSurveys.com/HomeMain.cfm?RefID=bonheur_007″> $6.00 Welcome Survey After Free Registration!</a>
Tips Bebas Depresi
Tips Bebas Depresi
Pernah merasa depresi menghadapi pekerjaan kantor tidak ada habisnya? Atau, putus asa di tengah deraan masalah yang mengganggu bisnis anda?
Sebenarnya, sangatlah mudah untuk menghindari depresi dan lebih menikmati hidup. Langkah pertama dan yang paling penting adalah berada pada saat ini (In The Moment). Mulai fokus pada hal kecil yang biasa anda lakukan dan nikmati prosesnya. Seperti saat anda membuat kopi di pagi hari kemudian NIKMATI saat anda meminum kopi. Cobalah untuk tidak berpikir tentang hal yang lain.
Kosongkan pikiran dari segala kekhawatiran. Mungkin hal ini berat dilakukan terutama bila anda mempunyai tanggungan atau keluarga. Tapi ini sangat penting paling tidak untuk sementara, dan yakinlah bahwa 80% dari kekhawatiran tidak akan pernah terjadi, dan masalah apapun PASTI akan ada solusinya.
Lakukan apa yang anda senang lakukan pada masa kecil sebagai refreshing, seperti main bola, naik sepeda, berlarian pada saat hujan, dll.
Lihatlah ke ke langit dan nikmati hari yang cerah ataupun hari hujan. Bagaimanapun juga tiap hari adalah karunia Tuhan yang penuh dengan berkah. Tarik nafas panjang dan biarkan pikiran anda lepas
Jangan pernah membandingkan diri dengan orang lain. Tidak ada seorangpun didunia ini yang seperti anda. Anda menarik, hebat dan luar biasa dengan cara anda sendiri.
Jangan pernah menghukum diri sendiri karena ketidak mampuan orang lain untuk menghargai dan mencintai anda. Katakan pada diri anda sendiri bahwa orang tersebut tidak layak mendapatkan waktu anda dan mulailah kehidupan anda yang baru SEKARANG.
Tetap Semangat!!
Rosa S Rustam (Ocha)
TIGA atau EMPAT Buah Apel
TIGA atau EMPAT Buah Apel
Tersebutlah di sebuah sekolah kecil level Elementary dipojokan kota London pada suatu masa di tahun ‘80 an, seorang guru muda yang baru dua minggu mengajar di sekolah tersebut.
Hari itu dia mengajarkan pelajaran Matematika.
“Tom, kalau saya berikan padamu satu apel dan satu apel dan satu apel, berapa apel yang akan kamu punya?” Guru tersebut bertanya dengan perlahan kepada anak berumur 7 tahun yang duduk paling depan.
Setelah beberapa saat Tom menjawab: “EMPAT!”
Dengan ekspresi kaget bin heran. karena berharap Tom akan menjawab “tiga” dengan mudahnya.
Guru tersebut sangat kecewa. “Mungkin anak ini kurang mendengarkan tadi” pikirnya.
Guru muda berkacamata bulat tersebut bertanya lagi, “emmm…Tom, dengar baik-baik yah. Jika saya memberimu satu apel dan satu apel dan satu apel, berapa apel yang akan kamu punya?”
Tom, mulai membaca wajah kecewa pada wajah ayu Bu Guru. Lalu berpikir agak lama, sembari menekuk muka dan melakukan jarimatika.Tetapi Tom tetap menemukan jawaban yang sama.. Dia hitung lagi supaya menemukan jawaban yang mungkin beda dan akan membuat wajah ayu Bu Guru merona ceria. tetapi hasilnya tetap sama.
“ehmmm …EMPAT..!” agak ragu-ragu dan perlahan Tom berucap.
Wajah kecewa masih tetap di wajah bu guru berkacamata oval itu.
“Ehmm. kayaknya Tom senang dengan buah Strawberry dan mungkin Tom tidak suka apel sehingga tidak bisa fokus” pikir Bu Guru ayu dan berkacamata itu..
Lalu dengan wajah ayu nan merona bahagia laksana Tamara Blezinsky bertanya lagi “Tom, kalau saya beri kamu satu strawberry dan satu strawberry dan satu > strawberry. Maka berapa yang akan kamu punyai?”
Melihat wajah ceria Bu Guru, Tom menjawab cepat: “TIGA!”
Senyum kemenangan berkembang di wajah Bu Guru itu. Tetapi sebelum terlalu bergembira dengan keberhasilan menemukan sebuah cara pendekatan baru, sekali lagi Bu Guru bertanya: “OK, sekarang kalau saya beri kamu satu apel dan satu apel dan satu apel lagi, berapa apel yang akan kamu punyai?”
Dengan cepat Tom menjawab, “EMPAT!”
Dengan muka terperanjat pucat, laksana semua ijazah dan sertifikat luruh ditelan angin.
Bu Guru mengeluh, ” How Tom, how?”. bagaimana mungkin..
Dalam suara yang pelan dan ragu-ragu, anak muda Tom menjawab, “.. Karena, saya sudah memiliki satu apel di tas saya Bu..”
Dongeng atau cerita yang berasal dari almarhum ayahku ini sangat sederhana, tetapi terus membekas di hati dan pikiranku.apalagi ayahku memang seorang guru SD juga.
“kadang kita menilai dan memahami seseorang berdasarkan apa yang menurut kita benar”
“kadang kita bereaksi berdasarkan persepsi saja dan bukan pada kenyataan”
Renungan…
Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena
kebutaannya itu.
Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua
orangkecuali kekasihnya.
Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya.
Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihatdunia.
Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya
sehingga diabisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, “Sekarang kamubisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?” Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.
Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, dan kemudian menulis
sepucuk suratsingkat kepada gadis itu,
“Sayangku, tolong jaga baik-baik mata saya.”
Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat
status dalam hidupnya berubah . Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan. Hidup adalah anugerah Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar – Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.
Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu – Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan. Sebelum engkau mengeluh tentang suami atau isterimu – Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup.
Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu – Ingatlah akan
seseorang yang begitu cepat pergi ke surga. Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu -Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seoranganak, tetapi
tidak mendapatnya. Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang
kotor, dantidak ada yang membersihkan atau menyapu lantai – Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggaldi jalanan. Sebelum merengek karena harus menyopirterlalu jauh – Ingatlah akan seseorang yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama. Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentangpekerjaanmu -Ingatlah akan para pengangguran, orang cacat dan mereka yang menginginkanpekerjaanmu.
Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain -
Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan.
Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu – Pasanglah
senyuman diwajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.
Hidup adalah anugerah, jalanilah, nikmatilah, rayakan dan isilah itu.
NIKMATILAH SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU TIDAK AKAN
TERULANG
LAGI
…jadi Bersyukurlah setiap saat….
Sang Pemenang
Sang Pemenang
Suatu ketika, tampak sekelompok anak laki laki sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan di sebuah pusat perbelanjaan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab, memang begitulah peraturannya. Diantara ke 4 anak itu, Ada seorang anak bernama Randi. Mobilnya tak istimewa, dibanding semua lawannya, mobil Randi lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsingkan bahkan meremehkan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya. Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik.Dengan tampilan seadanya , yang dibuat dari kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Randi bangga terhadap mobil yang dimilikinya , karena mobil itu buatan tangannya sendiri. Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4 “pembalap” kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah diantaranya. Namun, sesaat kemudian, Randi meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak menepi dan berkomat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam, dengan tangan yang bertangkup memanjatkan doa. Lalu, semenit kemudian, ia berkata, “Ya, aku siap!” 1..2…3…Dor. Tanda pertandingan dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil itu pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. “Ayo…ayo.. .cepat… cepat, maju…maju” , begitu teriak mereka. Ahha… sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah terlampaui. Dan Randi lah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Randi. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi dalam hati “Terima kasih.” Saat pembagian piala tiba. Randi maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahhkan, ketua panitia bertanya. “Hai jagoan kecil kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan?”. Randi terdiam. “Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan” Ia lalu melanjutkan, “Sepertinya, tak adil rasanya meminta pada Tuhan untuk menolong saya demi mengalahkan orang lain. Aku , hanya bermohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis, jika aku kalah.” Semua hadirin terdiam mendengar ungkapan bijak dari mulut seorang anak laki laki kecil. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ruangan. Renungan : Anak-anak tampaknya lebih punya kebijaksanaan dibanding kita semua. Randi , tidaklah bermohon pada Tuhan untuk menang dalam setiap ujian, juga tak memohon kepada Tuhan untuk meluluskan dan mengatur setiap hasil yang ingin diraihnya. Anak itu juga tak meminta Tuhan mengabulkan semua harapannya. Ia tak berdoa untuk menang, dan menyakiti yang lainnya. Namun, ia memohon pada Tuhan, agar diberikan kekuatan saat menghadapi itu semua. Ia berdoa, agar diberikan kemuliaan, dan mau menyadari kekurangan dengan rasa bangga. Mungkin, telah banyak waktu yang kita lakukan untuk berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Terlalu sering juga kita meminta Tuhan untuk menjadikan kita nomor satu, menjadi yang terbaik, menjadi pemenang dalam setiap ujian. Terlalu sering kita berdoa pada Tuhan, untuk menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata. Padahal, bukanlah yang kita butuh adalah bimbingan-Nya, tuntunan- Nya, dan panduan-Nya? Kita sering terlalu lemah untuk percaya bahwa kita kuat. Kita sering lupa, dan kita sering merasa cengeng dengan kehidupan ini. Tak adakah semangat perjuangan yang mau kita lalui? Saya yakin, Tuhan memberikan kita ujian yang berat, bukan untuk membuat kita lemah, cengeng dan mudah menyerah. Sesungguhnya, Tuhan sedang menguji setiap hamba-Nya.
SAKIT GIGI SUMBER PENYAKIT KRONIS
Sakit gigi memang tak bisa dianggap remeh. Rasa nyeri yang menyakitkan, membuat siapa pun tak ingin lama-lama merasakannya. Apalagi bila mengetahui bahwa sakit gigi dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti nyeri mata, stroke, jantung, diabetes, dan kelahiran prematur pada ibu hamil.
Ada banyak penyakit yang berawal dari mulut dan gigi. Menjaga kesehatan mulut berarti juga menjaga kesehatan seluruh badan, karena mulut adalah pintu masuk segala macam benda asing ke dalam tubuh. Biasanya, sakit gigi disebabkan adanya lubang pada gigi. Bila tidak sering dibersihkan, gigi yang berlubang itu sangat mudah dimasuki kuman dan bakteri. Kuman yang bersarang pada gigi berlubang itu bisa menembus ke pembuluh darah, dan akhirnya mengumpul di jantung.
Selain itu, sejumlah penelitian menunjukkan, bakteri yang terlarut dalam aliran darah bisa memproduksi sejenis enzim yang mempercepat proses pengerasan dinding pembuluh darah, sehingga pembuluh darah menjadi tidak elastis.
Selanjutnya, bakteri juga bisa menempel pada lapisan lemak di pembuluh darah. Akibatnya, plak yang terbentuk menjadi makin tebal. Semua kondisi ini menghambat aliran darah ke jantung. Hal ini berarti penyaluran sumber makanan dan oksigen ke jantung juga tersendat. Jika berlangsung terus, jantung tak akan mampu berfungsi secara baik. Maka terjadilah penyakit jantung atau stroke.
Hubungan bakteri dalam mulut dengan penyakit kardiovaskular akhir-akhir ini banyak diteliti, terutama berkaitan dengan bakteri endokarditis dan penyakit jantung koroner. Berdasarkan sebuah penelitian, ternyata dari sejumlah kasus penyakit jantung, sebanyak 54 persen pasien memiliki riwayat penyakit gigi dan mulut.
Selain penyakit jantung dan pembuluh darah, komplikasi yang relatif banyak terjadi akibat infeksi gigi adalah gangguan mata. Mata jadi cepat lelah dan terasa nyeri, khususnya pada bagian atas kelopak mata. Hal itu terjadi karena gigi dan mata memiliki induk syaraf yang sama.
Dalam kasus tertentu, seseorang juga bisa mengalami sakit kepala. Hal itu terjadi bila ada kelainan pada struktur rongga gigi. Kondisi ini sangat mungkin terjadi karena sistem pengunyahan terdiri atas empat komponen, yaitu gigi dan jaringan penyangga, tulang rahang, otot-otot dan sendi rahang.
Semua komponen tersebut saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Jika salah satu gigi dicabut dan tidak segera diganti, maka gigi lawannya tidak berpasangan. Kondisi seperti ini mengganggu proses pengunyahan. Makan jadi tidak enak, dan pengunyahan menjadi tidak sempurna. Akibatnya orang yang sudah lama hanya mengunyah dengan satu sisi rahang saja akan mengalami keluhan sakit di bagian belakang kepala.
Pada kerusakan gigi yang parah, bakteri dapat masuk ke aliran darah dan mengganggu sistem kekebalan tubuh. Sel sistem kekebalan tubuh yang rusak melepaskan sejenis protein yang disebut cytokines. Unsur itu menyebabkan kerusakan sel pankreas penghasil insulin, hormon yang memicu diabetes
Sebuah Perbincangan (untuk direnungkan)
Chatting Dengan Tuhan
BUZZ!!!
TUHAN : Kamu memanggilKu ?
AKU: Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?
TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang- bincang denganmu.
AKU: Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.
TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.
AKU: Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
TUHAN : Benar sekali. Aktifitas memberimu kesibukan. Tapi produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu, produktifitas membebaskan waktu.
AKU: Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghidarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.
TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu
beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium
yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.
AKU: OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?
TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang
membuatnya jadi rumit.
AKU: Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?
TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu
merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.
AKU: Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.
TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran
adalah sebuah pilihan.
AKU: Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.
TUHAN : Rasa Sakit tidak bisa dihindari, tetapi Penderitaan adalah
sebuah pilihan.
AKU: Jika Penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?
TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik bukan sebaliknya.
AKU: Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?
TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru
pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.
AKU: Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa
kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?
TUHAN : Masalah adalah Rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan
kekuatan mental (Purposeful Roadblocks Offering Beneficial Lessons
(to)Enhance Mental Strength). Kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.
AKU: Sejujurnya ditengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah
TUHAN : Jika kamu melihat keluar, maka kamu tidak akan tahu kemana
kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat keluar, kamu bermimpi.
Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.
AKU: Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan?
TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain bekejaran dengan waktu.
AKU: Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?
TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau syukuri,jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.
AKU: Apa yang menarik dari manusia?
TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya Mengapa harus aku? Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya Mengapa harus aku?.
AKU: Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini?
TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi
apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.
AKU: Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini?
TUHAN : Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini
dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.
AKU: Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.
TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah TIDAK.
AKU: Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.
TUHAN : Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.
TUHAN has signed out.
dari email-teman2
Akhir Cerita Cinta
Sandiwarakah selama ini
Setelah sekian lama kita tlah bersama
Inikah akhir cerita cinta
Yang selalu aku banggakan di depan mereka
Entah dimana kusembunyikan rasa malu
Chorus:
Kini harus aku lewati
Sepi hariku tanpa dirimu lagi
Biarkan kini ku berdiri
Melawan waktu tuk melupakanmu
Walau pedih hati namun aku bertahan
Entah dimana kusembunyikan rasa malu
Chorus:
Kini harus aku lewati
Sepi hariku tanpa dirimu lagi
Biarkan kini ku berdiri
Melawan waktu tuk melupakanmu
Walau pedih hati namun aku bertahan
just wanna sing this song…
Cinta Tanpa Syarat
Di sebuah keluarga besar hiduplah kakek –nenek yang hidup rukun, serasi, harmonis dan saling mencintai. Suatu hari salah satu cucunya bertanya mengenai resep mempertahankan cinta mereka. Berceritalah mereka mengenai resep itu.
Kala itu kakek dan nenek tengah memperdebatkan artikel yang berjudul ‘Bagaimana Memperkuat Tali Pernikahan’. Di artikel itu dituliskan bahwa masing – masing diminta mencatat hal yang kurang disukai dari pasangannya. Selain itu artikel itu juga membahas cara membuat ikatan tali pernikahan menjadi kuat dan bahagia. Kakek dan nenek kemudian sepakat untuk membuat daftar itu. Untuk mencatat apa yang tidak disukai
Dari pasangannya, kakek dan nenek sepakat berpisah kamar malam itu.
Keesokan harinya nenek duluan yang membaca daftar dosa kakek, dan daftar ketidaksukaan nenek kepada kakek banyak juga. Walau demikian nenek tetap cinta pada kakek. Kemudian giliran kakek yang bercerita mengenai daftar itu. Kakek bilang pagi itu dia membawa kertas kosong karena memang tidak mengisinya dengan apapun. Kakek memberikan alasan mengapa dia tidak mengisi daftar ketidaksukaan kepada nenek. Menurutnya nenek adalah wanita yang kakek cintai apa adanya jadi kakek tidak mau mengubah apapun dari nenek. Kakek bilang nenek adalah wanita cantik, baik hati dan yang penting mau menikah dengan kakek, dan itu lebih dari cukup buat kakek. Mendengar pernyataan itu nenek sangat tersentuh. Sejak saat itu tidak ada masalah besar yang dapat membuat mereka bertengkar dan mengurangi rasa cinta mereka berdua.
Cerita diatas mencoba untuk mengatakan pada kita bahwa sering kali dalam kehidupan ini, kita menghabiskan waktu dan energi untuk memikirkan sisi buruk yang mengecewakan dan menyakitkan. Padahal pada saat yang sama kita juga punya kemampuan untuk menemukan hal indah.
Kita akan menjadi manusia yang berbahagia jika kita mampu berbuat dan melihat serta bersyukur atas hal baik dalam kehidupan ini. Cobalah untuk senantiasa melupakan hal buruk yang pernah terjadi. Dengan demikian hidup akan dipenuhi dengan keindahan, pengharapan dan kedamaian.
Konsistensi cinta tanpa syarat dapat dibangun dengan cara selalu melakukan komunikasi. Karena banyak hubungan pasangan yang carut marut dikarenakan kurangnya komunikasi yang baik. Karena rutinitas kerja, waktu yang sedikit ini membuat kualitas komunikasi mereka hambar. Dan kondisi ini rentan dalam hubungan berpasangan sehingga muncullah keinginan – keinginan yang mengakibatkan cinta bersyarat. Untuk menimbulkan rasa cinta tanpa syarat maka cobalah untuk bergaul dengan lingkungan yang bisa memberikan pencerahan mengenai cinta tanpa syarat
Touched Heart
dari email temen2..thanks ya
Ada sebuah kisah cinta yg menakjubkan dari China yang baru beredar belakangan ini dan mengharukan dunia. Cerita mengenai seorang pria dan wanita yang lebih tua yang kabur dari desa mereka dan saling mencintai dgn tenang lebih dari setengah abad.
- Pria China berusia lebih dari 70 tahun yang telah membuat dgn tangannya sendiri lebih dari 6,000 anak tangga di gunung untuk istrinya yg berusia 80 tahun telah meninggal di rumah gua buatan mereka setelah tinggal di sana lebih dari 50 tahun.
- 50 tahun lalu, , Liu Guo Jiang, seorang pemuda berusia 19 tahun, jatuh cinta pada seorang janda beranak satu berusia 29 tahun bernama Xu Chaoqin..
- Tak jauh berbeda dgn kisah roman Shakespeare’s Romeo dan Juliet, teman serta kenalan mengkritik hubungan mereka karena perbedaan usia dan juga Xu telah mempunyai anak.
- Waktu itu, seorang pria mencintai wanita yang lebih tua adalah hal yang tak bisa diterima dan immoral. Untuk menghindari gossip dan ancaman terhadap hubungan mereka, pasangan itu memutuskan untuk melarikan diri dan hidup di gua di Jian Gjin di Southern ChongQing Municipality.
- Pada awalnya, hidup begitu sulit karena mereka tak punya apa2, tak ada listrik dan makanan. Mereka harus makan rumput dan akar yang mereka temukan di gunung, dan Liu membuat lampu kerosin untuk menerangi rumah mereka.
- Xu merasa ia telah mengikat Liu dan berulang kali menanyakan padanya, ‘Apa kau menyesal?’
- Dan Liu selalu menjawab, ’selama kita rajin, hidup kita akan membaik.’
- Mulai tahun kedua hidup bersama di gunung, Liu mulai dan selama 50 tahun terus menerus membuat anak tangga dgn tangannya supaya istrinya bisa turun gunung dgn lebih mudah.
- Separuh abad kemudian di tahun 2001, sekelompok petualang menjelajah hutan dan terkejut menemukan pasangan tua di sana dan lebih dari 6,000 anak tangga buatan tangan. Liu MingSheng, salah satu dari tujuh anak mereka berkata, ‘orang tuaku saling mencintai, mereka telah hidup terpencil lebih dari 50 tahun dan tak pernah berpisah satu hari pun. Ia membuatkan anak tangga untuk ibu, meskipun ibu tidak sering2 turun gunung.’
- Pasangan itu telah hidup lebih dari 50 tahun sampai minggu lalu. Liu, yang telah berusia 72 tahun, setelah kembali dari bercocok tanam tiba-tiba pingsan. Xu duduk dan berdoa dgn suaminya saat suaminya meninggal dalam pelukannya. Liu begitu mencintai Xu sehingga orang-orang sulit untuk melepaskan pegangan tangannya pada istrinya bahkan setelah ia meninggal.
- ‘Kau berjanji akan menjagaku, kau akan bersamaku sampai aku mati. Sekarang kau pergi mendahuluiku. Bagaimana mgkn aku hidup tanpamu? ‘
- Xu melewati hari-hari dgn membisikkan kata-kata ini setiap hari dan menyentuh peninggalan suaminya dgn wajah yang penuh air mata..
Pada tahun 2006, kisah mereka menjadi salah satu dari 10 kisah cinta terbaik dari China , yang dikumpulkan oleh Chinese Women Weekly. Pemerintah local memutuskan untuk merawat Tangga cinta dan tempat yang mereka tinggali sebagai museum, supaya kisah cinta ini bisa hidup selamanya. - kisah yang mnegharukan..